Honor Kegiatan SKDP Dihapus Pangkep Masih Terkendala Pembebasan Lahan


 

BARRU, FAJAR — Penggunaan anggaran program kegiatan Pemkab Barru tahun 2012, semakin irit. Terbukti, APBD Barru tahun 2012 nanti, tak lagi mengakomodasi honor kegiatan di semua SKPD. Bahkan anggaran makan minum rumah jabatan bupati ikut dipangkas.

 

Anggota DPRD Barru, Abdul Salam Aksa, menyatakan, banyak koreksi yang dilakukan setelah melalui pembahasan RKA APBD tahun 2012 secara maraton di DPRD Barru. Menurutnya, koreksi terhadap rencana anggaran itu dilakukan jika ada hal yang dianggap berlebihan.

 

 

Hasil koreksi dari masing-masing komisi itu kemudian disatukan untuk selanjutnya dibawa ke penetapan APBD. Dari sekian banyak usulan rencana anggaran banyak sebagian besar anggaran dilakukan pemangkasan dan hanya beberapa yang penyesuaian. Seperti pembangunan baruga samping rumah jabatan juga diturunkan, juga anggaran makan minum rumah jabatan.

Seperti anggaran makan minum yang totalnya dianggarkan Rp522 juta dengan perkiraan Rp1,5 juta untuk 285 hari. Jumlah tersebut dianggap terlalu besar hingga dilakukan pemangkasan. “Saya tidak ingat persis berapa besaran penurunannya, namun yang pasti diturunkan,” katanya.

Hal senada diungkapkan, Idham Khalid, anggota DPRD Barru lainnya. Ia menganggap, usulan anggaran yang dianggap terlalu besar pasti dipangkas. Namun juga ada yang sama sekali sudah ditiadakan, seperti honor kegiatan di seluruh SKPD. Pembahasan RKA dilakukan per komisi.

Disahkan Kemarin, DPRD Pangkep sahkan APBD 2012. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD, Andi Ilham Zainuddin yang dihadiri anggota DPRD dan unsur SKPD Pangkep.

Dalam sambutannya, Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid Batara, mengatakan pengesahan APBD 2012 ini mempunyai arti penting bagi pemerintahan, karena sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pelaksanaan dan pengelolaan anggaran demi pembangunan daerah ini.

“APBD yang disetujui DPRD nantinya disampaikan kepada Gubernur Sulsel untuk dievaluasi sesuai dengan Pasal 111 Ayat (a) Permendagri No. 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Permendagri No. 21/2011,” kata Bupati.

Setelah dievaluasi Gubernur, Perda APBD Pangkep 2012 dapat segera ditetapkan dan berjalan efektif sesuai dengan program yang telah diajukan.

Bupati melanjutkan, APBD 2012 pada dasarnya sebagai acuan dalam rangka pelaksanaan pembangunan dan menjalankan pelayanan terhadap masyarakat. “RAPBD ini disusun dengan langkah kebijakan, yaitu penyesuaian dari sumber penerimaan keuangan daerah dan perencanaan pengeluaran belanja daerah yang mempunyai skala prioritas untuk dilaksanakan pada tahun anggaran 2012.”

Dia pun mengapresiasi pandangan Fraksi PPP yang disampaikan Rizaldi Parumpa yang mengkritisi tentang perbaikan jalan Trans Sulawesi, agar segera dituntaskan.

“Masalah pembebasan lahan warga telah kami carikan solusinya. Untuk pembebasan lahan jalan poros sudah dilakukan pendekatan kekeluargaan. Jika masih mandek juga, maka terpaksa kami mengambil jalur hukum,” tegas Syamsuddin. (
Sabtu, 31 Desember 2011

Sumber: http://www.fajar.co.id/read-20111230205300-honor-kegiatan-skdp-dihapus

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s