DPRD Nunukan Minta Proyek Multiyears Dihentikan Sementara

 

NUNUKAN, tribunkaltim.co.id – DPRD Nunukan meminta Pemkab Nunukan menghentikan sementara proyek tahun jamak atau proyek multiyears. Keputusan itu diambil DPRD Nunukan pada rapat gabungan komisi yang digelar Rabu (15/9/2010).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Pdt Damus Singa mengatakan, Dewan meminta proyek multiyears dihentikan dulu karena hingga kini belum jelas pelaksanaannya.
Meskipun setiap tahun mengesahkan APBD Kabupaten Nunukan, namun Dewan selama ini ternyata tidak tahu pelaksanaan seluruh proyek multiyears di Nunukan.
“Proyeknya apa saja, kami tidak tahu. Kapan dikerjakan, sampai kapan, berapa anggarannya, sampai sejauh mana kerjanya, sama sekali kita tidak tahu. Apalagi proyek-proyek itu ada yang tidak menggunakan plang,” katanya.
Ia mengatakan, proyek multiyears biasanya dikerjakan dulu oleh kontraktor bersangkutan. Setiap tahunnya, pembayaran proyek dimasukkan dalam APBD Kabupaten Nunukan.
“Jadi proyeknya dikerjakan dulu baru dianggarkan. Makanya kita tidak tahu proyeknya, tiba-tiba sudah dimasukkan dalam rancangan ABPD,” kata politisi Partai Demokrat ini.
Selain itu, Dewan juga tidak tahu kualitas pekerjaan para kontraktor. Ia mengatakan, bisa saja dalam proyek multiyears ini ada permainan yang dilakukan untuk menguntungkan kontraktor tertentu. “Dan tentunya kalau kualitasnya tidak bagus, masyarakat juga yang akan terkena dampaknya,” katanya.
Diperkirakan setiap tahun proyek multiyears menelan sekitar 60 persen anggaran pembangunan fisik yang dialokasikan untuk Dinas Pekerjaan Umum Nunukan.
Karena besarnya anggaran ini pula, maka mulai tahun mendatang DPRD meminta agar Pemkab Nunukan membuat kerangka untuk setiap proyek multiyears.
“Kami meminta supaya Pemkab Nunukan membuat kerangka mengenai proyek multiyears sebelum dimasukkan dalam APBD. Kalau Pemkab tidak membuat kerangkanya, maka kami tetap menolak kalau proyek multiyears dimasukkan dalam APBD tahun depan,” ujarnya.
Kerangka itu di antaranya memuat kegiatan yang akan dilaksanakan, lamanya pekerjaan, besarnya anggaran, termasuk progress yang harus dikerjakan dalam setiap tahun. Setelah semuanya jelas, harus ada kesepakatan dan persetujuan DPRD Nunukan untuk melaksanakan proyek multiyears dimaksud.
“Kalau sekarang kami bingung, mau monitoring kita tidak tahu proyek ini harusnya sudah sampai mana? Jadi penyelesaiannya memang tidak jelas. Kita mau ada kesepakatan yang jelas, misalnya berapa total anggaran untuk pekerjaan itu dan berapa yang harus dianggarkan setiap tahun. Kalau sudah jelas, nanti isi LKPJ Bupati Nunukan juga jadi jelas,” katanya. (*)

Rabu, 15 September 2010

Sumber : http://www.tribunkaltim.co.id/read/artikel/67032

Iklan

1 Komentar

Filed under Berita

One response to “DPRD Nunukan Minta Proyek Multiyears Dihentikan Sementara

  1. heluka

    sya selaluh ter singggung karena pemerinta h hidup dngan rakyat maka pemerintah selalu komplet dengan masyarakat masyarakat adalah modal dari pemerintah selaluh dududengan dan hidup maka berdiri kantor lembaga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s