3 Anggota DPRD HST Minta Uji Materi UU No 27/2009

BARABAI, KAMIS – Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hulu Sungai Tengah (HST), Fansuri dari Partai Patriot, Subha Saoputra (PAN) dan Tajuddin (PPP), mengajukan permohonan uji materi ( judicial review) Undang Undang Nomor 27 Tahun 2009.

UU menkaji tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Permohonan pengujian itu mereka daftarkan langsung ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (28/10) sore.

M Fansuri mengatakan , materi yang dianggap bertentangan dengan konstitusi adalah pasal 354 ayat 2 hingga 9 yang salah satu disebutkan bahwa pimpinan sebagaimana dari partai politik berdasarkan urutan perolehan kursi terbanyak DPRD kabupaten/kota.

Masih dalam pasal tersebut, lanjut mantan Ketua Bada Kehormatan DPRD HST ini, Ketua DPR kabupaten/kota ialah anggota DPRD kabupaten/kota yang berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama di DPRD kabupaten/kota.

Kemudian tambahnya, apabila lebih dari satu partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama sebagaimana dimaksud pada ayat 3, wakil ketua DPRD kabupaten/kota ialah anggota DPRD kabupaten/kota yang berasal dari partai politik yang memperoleh suara terbanyak kedua, ketiga dan/atau keempat.

Lalu apabila masih terdapat kursi wakil ketua DPRD kabupaten/kota yang belum terisi sebagaimana dimaksud pada ayat 6, maka kursi wakil ketua diisi oleh anggota DPRD kabupaten/Kota yang berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak kedua.

“Hal itu jelas bertentangan dengan pasal 27 ayat 1, pasal 28 D ayat 1, pasal 28 D ayat 3, pasa 28 E ayat 2 pada Undang-indang dasar 1945,” paparnya.

Dalam UUD 45 yang menjadi adasar UU di Tanah Air setiap Warga Negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk dipilih dan memilih.

“Dengan disahkannya UU 27 tahun 2009 tersebut maka kami anggap bertentangan dengan UUD 45yang kedudukannya lebih tinggi. Atas dasar inilah kami mencoba melakukanuji material ke MK,” sebutnya.

Kedatangan ketiga wakil rakyat asal Bumi Murakata ini disambut salah staf MK Widi Atmoko SH. Setelah menyerahkan berkah permohonan uji materil Ketiganya langsung mendapat nomor berkas yang bernomor 1868/PAN.MK/X/2009.

Nomor berkas sudah kita kantongi setelah menyerahkan berkas ke MK selanjutnya kita tinggal menunggu nomor perkara dan kemudian disidangkan,” katanya dibenarkan dua rekannya yang lain.

(khairil rahim)

 

Kamis, 29 Oktober 2009 | 18:47 WITA

 

Sumber http://www.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/25957/3-anggota-dprd-hst-minta-uji-materi-uu-no-27

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s