MAKASSAR, UPEKS–Fungsi DPRD Makassar sebagai lembaga kontrol dan pengawasan jalannya pemerintahan Kota Makassar dianggap belum berjalan.
Pasalnya keluhan rakyat hanya sampai di ruang aspirasi dewan dan tidak diteruskan ke pihak bersangkutan.
Tudingan koordinator FIK Ornop Sulsel, Asram Jaya ini terungkap dalam diskusi akhir tahun yang berlangsung di Kantin DPRD Makassar, baru-baru ini. Kegiatan ini bertema ‘Sudahkah Aspirasi Masyarakat Disuarakan’dengan menghadirkan sejumlah pembicara Dr Firdaus Muhammad, Dosen Komunikasi Politik UIN dan sejumlah anggota dewan sebagai pembanding.
Menurutnya, saat ini banyak aspirasi rakyat hilang di DPRD. Banyak keluhan warga tak mendapat tanggapan dan terabaikan. Sehingga kepercayaan kepada anggota dewan cukup buruk. Tak hanya itu, peruntukan alokasi anggaran saat ini banyak yang tidak rasional dalam penempatannya. Baik untuk infrastruktur maupun belanja habis di DPRD Makassar.
“Sepertinya di DPRD ini kita tidak membutuhkan orang cerdas untuk menjadi wakil rakyat, tapi kita membutuhkan orangt yang amanah,” paparnya.
Selain itu, Dr Firdaus Muhammad,mengatakan, kinierja DPRD saat ini belum maksimal disebabkan sistem yang ada. Sehingga untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan kerjasama dengan semua elemen, baik LSM, media hingga masyarakat.
“Anggota dewan harus bekerja secara maksimal, sebab kami yang ada di luar tidak pernah tidur mengawasi, kami selalu memantaunya,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Makassar, Haedar Majid, menuturkan, anggota dewan DPRD dipilih dengan suara terbanyak. Sebab mereka punya visi dan misi sebagai perwakilan rakyat dengan indikator yang jelas seperti terpercaya dan amanah dalam menjalankan apa yang menjadi harapan rakyat.
“Pertanyaan apakah aspirasi rakyat sudah disampaikan, jawabannya iya. Sebab semua program dan kerja di DPRD telah disampaikan,” paparnya.
Hal serupa juga disampaikan Mustagfir Sabry dari Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Makassar. Menurutnya, saat ini dalam pembangunan di Makassar dan apakah aspirasi rakyat telah disampaikan? Jawabannya pastilah sudah. Walaupun penilaian rakyat bersifat objektif. ()
Sabtu, 31-12-2011
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=78329